Skip to main content
RDPU DPRD Bengkulu Tengah.

Air PDAM Tidak Mengalir, Dewan Temukan Warga dan Pihak PDAM Satu Meja

AMBONEWS.COM, Kepahiang - Terkait sudah banyak laporan dari masyarakat Mandi Angin Kelurahan Pasar Kepahiang atas tidak mengalirnya air PDAM dirumah mereka, Komisi III DPRD Kepahiang akhirnya bertindak.

Tindakan yang diambil dewan ini dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama direktur PDAM Tirta Alami dan Dinas Pekerjaan Umum di ruang Badan Anggaran DPRD Kepahiang.

"Dihadapan Komisi III hari ini saya sampaikan bahwa yang menjadi keinginan kami adalah air PDAM dapat kembali mengalir ke rumah kami, hampir 70 % Warga kami beli air saat ini,jadi harapan kami dengan direktur PDAM berikan kami jawaban kapan kami bisa dapat air PDAM ini dan kami pastikan jika air ini masuk kerumah kami pasti akan kami bayar tagihan dari PDAM ini",Sampai Bagindo Mayusir perwakilan warga Mandi Angin, Selasa (11/2).

Dirut PDAM Tirta Alami Kepahiang Sudarmin menerangkan, pihaknya berjanji memperbaiki masalah distribusi air di kawasan kota.

Seperti  wilayah Mandi Angin, kita akan hidupkan siang atau malam hari. Kami minta waktu dua minggu untuk menyelesaikan persoalan ini dan tidak menutup kemungkinan dalam satu atau dua hari bisa diselesaikan.

“Jadi matinya aliran PDAM dibeberapa wilayah selama ini karena memang debit air berkurang. Makanya kondisi saat ini kami memberlakukan sistem buka tutup,” Jelas Dirut PDAM.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepahiang, Candra menyampaikan, perbaikan pelayanan distribusi air PDAM khususnya untuk kawasan kota sifatnya urgent.

“Masyarakat di perkotaan kesulitan untuk mendapatkan air bersih, jauh dari sungai bahkan sulit membuat sumur di lingkungan padat penduduk dan tadi direktur sudah menjanjikan dalam waktu dua minggu ini air PDAM akan mengalir ke rumah masyarakat kecamatan kepahiang khususnya Masyarakat Mandi Angin, karena air ini merupakan kebutuhan pokok,” Demikian Candra. (Red)