Antisipasi Salah Sasaran dan Validasi, BPKP Awasi Vaksin di Bengkulu
AMBONEWS.COM, Bengkulu - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) wilayah Bengkulu melakukan pengawalan distribusi vaksin COVID-19, Sinovac di wilayah ini.
“Kami diberi wewenang untuk mendampingi penyaluran vaksin. Pendampingan dilakukan sejak masuknya vaksin ke wilayah ini,” kata Kepala BPKP Bengkulu, Iskandar Novianto, Sabtu (23/1/2021).
Iskandar mengatakan pengawasan vaksin guna mengantisipasi adanya salah sasaran dan validasi data penerima. Hal itu sejalan dengan Peraturan Presiden nomor 99 Tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penganggulangan pandemi COVID-19.
“Pendampingan mulai dari pendaftaran, screening, penyuntikan, pencatatan, dan pelaporan apabila ada dampak dari vaksinasi,” kata Iskandar.
Sementara ini, lanjutnya, BPKP Bengkulu mengawasi vaksinasi yang dilakukan di rumah sakit daerah kabupaten dan kota. Dua rumah sakit yang jadi sasaran awal pengawasan yakni Rumah Sakit Hidayah dan Doa dan Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Yunus Kota Bengkulu.
Adapun jumlah vanksinasi teregrister atau terdata pada sistem monitoring per Jumat (22/1/2021) telah mencapai sebanyak 1.463 tenaga kesehatan dari jumlah total sebanyak 1.934 dengan jumlah dosis sebanyak 4.436 vial.