Ikon Pantai Panjang Lepas, Pengunjung Sepi, Pedagang Kecewa
AMBONEWS.COM, Bengkulu - Rusaknya tulisan ikon Pantai Panjang membawa dampak yang tidak baik bagi salah satu objek wisata kebanggaan Bengkulu ini.
Beberapa waktu lalu, wilayah Kota Bengkulu diguyur hujan yang cukup lebat disertai badai, hingga mengakibatkan beberapa huruf ikon Pantai Panjang terlepas.
Dari tulisan lengkap "Pantai Panjang" saat ini setelah terlepas menjadi "Pnai Njang".
Menurut penuturan salah satu pedagang kepiting goreng yang kerap kali keliling menjajakan dagangannya kepada pengunjung Pantai Panjang, sejak ikon tulisan rusak pengunjung menjadi sepi.
"Ini rusaknya sudah dari sekitar satu bulan, itu (tulisannya,red) lepas satu, sekitar satu minggu lalu lepas lagi. Pengunjung jadi sepi akibat tulisan Pantai Panjang ini jatuh, dagangan kami sepi pembeli," Tutur Elsi (54), pedagang kepiting goreng di kawasan Pantai Panjang.
Saat media ini meninjau langsung lokasi ikon Pantai Panjang, terlihat sebuah spanduk yang bertuliskan "Maaf, tulisan Pantai Panjang akan diganti menggunakan bahan lain".
Menurut Elsi, spanduk tersebut dipasang sejak satu minggu lalu dan dipasang oleh dinas, namun ia tidak mengetahui dinas mana yang memasangnya.
Ia menyayangkan, ikon Pantai Panjang yang telah lama rusak seperti ini seakan dibiarkan saja oleh pemerintah yang menangani salah satu objek wisata kebanggaan warga Bengkulu ini.
Seperti yang kita ketahui, baru-baru ini heboh diberitakan mengenai polemik pengelolaan Pantai Panjang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, pihak Pemkot meminta kepada Pemprov untuk mengelola objek wisata Pantai Panjang ini, namun hingga kini penyelesaian hal ini belum diketahui. (Nay)