Skip to main content
Zulkarnain Kaka Jodho

Imbauan Walikota Helmi Hasan Dinilai "Oke Banget"

AMBONEWS.COM, Bengkulu - Imbauan Walikota Bengkulu Helmi Hasan terkait banyak hal untuk Masyarakat Kota Bengkulu maupun luar kota dinilai bagus.

Salah satu Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) Bengkulu Zulkarnain Kaka Jodho menilai, jika imbauan Walikota Helmi Hasan sejak dulu sudah diindahkan, mungkin kasus Covid-19, virus mematikan asal Negeri China ini tidak akan pernah ada di Bengkulu.

Dikutip dari akun media sosial pribadi muliknya, Zulkarnaian menuliskan perihal penilaiannya terhadap Walikota Helmi Hasan ini.

"Saudara Beriman, hari ini ada pemimpin yang di yakini ahli sorga Insha Allah Walikota Bengkulu, Helmi Hasan. Jarang kita menemukan pemimpin hari ini seperti Helmi Hasan. Banyak imbauan, maklumat, instruksinya yang kita melanggarnya, diantaranya mencitai di bumi yang dilangit akan mencitaimu tapi kok kenapa orang desekeliling Helmi kok tidak mencitai sesama umatnya, contoh kenapa tidak bertabayyun malah bermedesos ala surat cinta. Menghimbau makan bersama di masjid taqwa dengan masakan yang enak sedunia, tapi yaa Allah apakah yang mereka masak untuk di makan atas dasar ikhlas apa paksa karena takut kehilangan jabatan, sholat di masjid lebih baik dari pada sholat di rumah kenapa kita tidak turuti, kita tidak jaga air wudhu 24 jam, gimana mau jaga air wudhu jangankan kami yang Da'if yang sering alpa kadang ustadz juga kagak (Hmm Logat Jkt Dikit). Keluar 3 hari bartablig, tinggalkan urusan dunia anjuran yang baik tapi ustadz maaf keperluanku masih banyak. Ada logikaku yang mengatakan di saat ubbu duniaku masih terlintas kami malu mengangkat kedua tangan untuk berdoa kepada-Mu Yaa Allah," Tulisnya.

Tak hanya itu, Zulkarnain yang mengaku dulunya pernah bersama Helmi Hasan juga mengutarakan keresahannya akan penyampaian pendapat para mahasiswa yang seakan mengejek Kepala Daerah.

"Ada anak kecil beraktifis Muhammadiyah astagfirullah berani mengatakan pemimpinya Plentat Plentot. Sedih, saya terlahir dari rahim Nahdiyin dan keluargaku berpaham Nahdiyin (Ahlusunnahwaljamaah) tapi saya pernah mengenyam pendidikan di Universitas Muhammadiyah. Belum pernah saya diajarkan bahasa yang tidak patut diucapkan dan ketahuilah bahwa saudara Rohidin Mersyah adalah bagian dari keluarga besar Muhammadiyah. Se atheisnya apapun faham orang yakin tidak fulgar mengatakan Plentat Plentot. Kita saksikan bersama setiap pengambilan keputusun Gubernur tidak sendiri, berkoordinasi dengan Kapolda, Dandrem, Kabinda dan FKPD lainya. Selalu melihat mekanisme ketatanegaraan karena kita ini bernegara, ada mekanisme dan tidak gegabah untuk pembenaran dan mencari kambing hitam," Lanjutnya.

"Kembali kecerita diatas wahai saudaraku Helmi Hasan, ketika hari kiamat nanti tiba dan penghitungan akhir saudaraku Helmi Hasan di sorganya Allah, tolong ingat ingat dengan abangmu Zulkarnain Kaka Jodho yang dulunya banyak khilaf dalam kehidupan ini. Dulu saya kadang-kadang gak mau turun panggung karena musiknya asik bahkan saking asiknya saya sering joget dengan mengatakan gak mau pulang. Saudaraku jika amalku nanti terlalu berat tolong bantu abangmu ini dengan tongkat sunahmu, kalau masih berat dosaku bantulah ababgmu dengan serubanmu wahai saudaraku karena saya sadar imanku masih kurang. Maafkan saya yang masih belajar tentang kesabaran keikhlasan dan ilmu hikmah. Jadikan ini tabayyun saya. Mohon maaf kalau ada yang salah," Demikian Zulkarnain.

 

Redaksi