Banjir Bengkulu, Pemkab RL Akan Ganti Rugi Tanaman Gagal Panen Terdampak Bencana
Bengkulu, ewarta.co - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berjanji akan mengganti seluruh tanaman padi, yang gagal panen akibat terdampak banjir di daerah itu.
Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi telah mengintruksikan Dinas Pertanian dan Perikanan untuk mendata ulang seluruh kerusakan.
“Akan diganti sesuai dengan kerusakanya, sehingga para petani bisa kembali bercocok tanam,” kata Bupati, di sela-sela peninjauan lokasi bencana, Minggu (28/4).
Sementara, untuk infrastruktur yang rusak akan diperbaiki dan dicarikan solusinya agar ketika hujan turun tidak kembali rusak.
Hasil pendataan BPBD Rejang Lebong sendiri terdapat 34 lokasi kerusakan akibat banjir dan longsor, terdiri dari infrastruktur, persawahan, alat pertanian, perkebunan dan properti.
Seperti di Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara terdapat 20 hektar persawahan padi sudah berisi gagal panen. Serta tanaman lainya termasuk cabe, tomat dan jagung.
Selain itu, puluhan hektar sawah hilang terkikis aliran Sungai Musi. Kolam ikan, kerusakan aula Balai Desa, Buku anak-anak sekolah pun banyak yang terendam, rumah dan gabah padi terendam.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Yusran Fauzi, mengatakan hasil kajian tim, atas terputusnya jalan lintas Desa Perbo-Desa Lubuk Kembang Kecamatan Curup Utara, harus dibuatkan jalan baru. Karena jalan saat ini mengalami kerusakan pada dua sisi sepanjang 50 meter, yaitu terpotongnya jalan dan terkena longsoran dari atas tebing.
“Satu-satunya akses jalan menuju Desa Lubuk Kembang adalah harus memutar jauh melalui Desa Pahlawan dan Desa Tabarenah,” tutup Yusran. (DD)