Skip to main content
Belum Terdata di Rt, Atlet Disabilitas Ini Diberi Rasmie Langsung Oleh Helmi-Dedy

Belum Terdata di Rt, Atlet Disabilitas Ini Diberi Rasmie Langsung Oleh Helmi-Dedy

AMBONEWS.COM, Kota Bengkulu - Masih dalam rangka respon cepat, Walikota Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi memberikan bantaun Rasmie secara langsung kepada atlet disabilitas yang tinggal di Kota Bengkulu.

Yakni atlet renang yang masih kuliah di IAIN Bengkulu, warga Jalan Melinjo RT 16 RW 4 Kelurahan Bumi Ayu, Herman Hadi (32).

Herman ini tergabung dalam organisasi nasional Paralympic Commite, pada tahun 2019 lalu ia pernah ikut Kejurnas di Solo dapat medali emas di ajang renang gaya bebas 100 meter dan dapat medali perak di gaya punggung.

“Ucapan terima kasih secara langsung saya sampaikan kepada pak Helmi dan pak Dedy, pemimpin kami di Kota Bengkulu ini yang telah membantu kami dengan memberikan beras dan mie instan. Itu suatu kehormatan bagi saya. Terima kasih pak wali dan wawali yang sudah datang langsung. Inilah pemimpin yang peduli dengan rakyatnya dan adil,” tutur Herman.

Laki-laki asal  Muara Timput Kecamatan SAM, Seluma ini mengakui, selama ini ia telah menaati anjuran pemerintah untuk tetap #dirumahaja selama Pandemi Covid-19 melanda Kota Bengkulu.

Ia juga mengaku bangga dan kagum kepada Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu yang telah benar-benar peduli terhadap warga yang tinggal di Kota Bengkulu, meskipun bukan warga asli Bengkulu.

“Saya doakan pak wali dan wawali agar beliau sehat walafiat terus dan menjadi pemimpin yang adil, dicintai rakyat,” ujarnya.

Sementara Walikota Helmi menjelaskan, ia mendapatkan banyak informasi terkait warga yang belum mendapatkan bantuan Rasmie ini lantaran data dari Rt setempat banyak yang belum terdata.

Sehingga ia bersama wawali langsung menghubungi Dinas Sosial Kota Bengkulu untuk koordinasi ke camat, lurah dan RT.

“Ini bantuan dari Pemerintah Kota Bengkulu, mohon maaf kalau terlambat. Mohon diterima dan semoga bermanfaat. Bagi yang belum dapat, segerakan melapor ke ketua RT, harus proaktif juga agar bisa langsung ditindaklanjuti. Saya dan wakil walikota yang akan mengantarkannya langsung kepada warga yang tercecer. Bantuan ini dibeli dari uang rakyat bukan duit walikota. Disaat rakyat membutuhkan maka uang itu dugunakan,” demikian Helmi.

 

Red/adv