Skip to main content
Nopian

Deputi KSPK Minta Kader dan Penyuluh KB Galakkan Program Sekolah Lansia

Bengkulu (AMBONEWS) - Mendorong percepatan pembangunan kependudukan, khususnya kelompok lanjut usia untuk menjadi orangtua yang sehat, tangguh dan mandiri, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengembangkan program bina keluarga lansia (BKL) dan sekolah lansia.

“Mewujudkan cita-cita tersebut mari gerakkan program BKL dan sekolah lansia di setiap daerah hingga desa. Disini perlu dituntut peran aktif kader dan penyuluh KB dalam menggerakkan Sekolah Lansia dan BKL," ajak Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS-PK) BKKBN Nopian Andusti saat menutup Orientasi Perawatan dan Pendampingan Jangka Panjang (PJP) bagi lansia di Bengkulu, Kamis,12/9.

Sekolah Lansia merupakan pendidikan informal sebagai mitra dalam membantu pelaksanaan UUD No. 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Sasaran dari program sekolah lansia adalah masyarakat yang berusia di atas 60 tahun.

Di Bengkulu sekolah bagi para orang tua itu telah dikembangkan di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Kota Bengkulu, Mukomuko, Kabupaten Kepahiang dan Seluma. Masih terdapat empat daerah kabupaten lagi yang belum membentuk sekolah tersebut.

"Kita berharap sekolah lansia dapat dibentuk disejumlah daerah kabupaten lainnya seperti Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan, Kaur dan Kabupaten Lebong. Sekolah Lansia upaya membangun dan menjaga kemampuan orang tua untuk terus berinovasi," kata Deputi KSPK.

Ia menyampaikan beberapa kiat dalam mempercepat tumbuh dan berkembangnya sekolah lansia, dimana perlu inovasi kader dan penyuluh KB untuk menggandeng kader PKK desa sebagai ibu kepala desa. 

"Dalam pengembangan sekolah tersebut perlu melibatkan secara aktif peran PKK desa yaitu ibu kades, karena dengan campur tangan PKK desa tidak hanya terbentuk sekolah akan tetapi akan lebih nyata lagi dukungan anggaran melalui dana desa," kata Nopian.

"Kita targetkan tahun 2024 ini setiap kabupaten akan membentuk sekolah lansia dan BKL di tiap desa. Hal itu dilakukan dalam rangka percepatan pembangunan lansia yang tangguh, mandiri dan menginspirasi bagi lingkungan," ujarnya.