Paripurna DPRD Mukomuko, Gubernur Sampaikan Enam Aspek Majukan Kapuang Sakti Ratau Batuah
Mukomuko (AMBONEWS) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mukomuko menggelar Sidang Paripurna dengan agenda Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mukomuko ke-19, di ruang rapat paripurna DPRD Mukomuko, Kamis (24/2/22).
Rapat dibuka Ketua DPRD Mukomuko Ali Saftaini dan dihadiri Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Mukomuko.
Rapat Paripurna Istimewa HUT Kabupaten Mukomuko ini berjalan khidmat dan lancar dari awal hingga akhir. Dalam pelaksanaan Rapat Paripurna ini, diterapkan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19 dengan ketat.
Di pintu masuk gedung DPRD disediakan tempat cuci tangan, pengecekan suhu tubuh oleh tim kesehatan, dan para hadirin mengenakan masker.
Pada Rapat Paripurna Istimewa HUT Kabupaten Mukomuko tahun 2022 ini, lembaga legislatif memberikan kesempatan kepada Badan Perjuangan/Presidium Kabupaten Mukomuko untuk menyampaikan pidato. Kemudian diselenggarakan juga acara adat “Ngibau Gela”.
“Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-19 Kabupaten Mukomuko tahun 2022, saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” demikian kata pimpinan, M Ali Saftaini membuka rapat paripurna istimewa.

Dalam forum Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-19 Kabupaten Mukomuko, DPRD Mukomuko memberikan kesempatan kepada Badan Presidium Pemekaran Kabupaten Mukomuko untuk menyampaikan pidato. Pidato dibuat oleh Ketua Badan Presidium, Amandeka Amir, dan disampaikan oleh Djalaludin.
Badan Presidium mengucapakan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua DPRD beserta seluruh anggota yang telah memberi perhatian kepada Badan Perjuangan / Presidium Pemekaran Eks.
Kewedanaan Mukomuko menjadi Kabupaten Mukomuko sehingga pada saat ini telah memberikan waktu dan kesempatan untuk menyampaikan pesan dan harapan dalam rapat paripurna ini setelah 19 tahun Kabupaten Mukomuko dilahirkan.
"Dirgahayu Kabupaten Mukomuko yang ke-19. Demikianlah harapan kami. Apabila ada hal-hal yang kurang berkenan kepada Allah saya mohon ampun, kepada Bapak Ibu kami mohon maaf,” demikian Djalaludin.

Selanjutnya Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan ada 6 hal penting yang perlu dilaksanakan Pemkab bersama DPRD Kabupaten Mukomuko, unsur Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat.
"Ada 6 pesan khusus untuk Kabupaten Mukomuko, karena ini menyangkut kabupaten pemekaran dan dengan kepemimpinan baru, disamping kondisi daerah dan beberapa hal yang dihadapi saat ini," ungkap Gubernur Rohidin.
Lebih lanjut Gubernur Bengkulu lulusan terbaik UGM dan IPB ini, 6 pesan khusus tersebut dimulai dari pemetaan dengan benar dan terencana terkait potensi sumber daya alam. Di antaranya pemetaan kawasan hutan, wilayah pesisir, perkebunan besar, perkebunan rakyat termasuk destinasi wisata.
"Karena pemetaan seperti ini sangat penting untuk kepentingan jangka panjang dan kemajuan daerah secara substansial," imbuhnya.
Selanjutnya lanjut Gubernur Rohidin, bangun dan kembangkan terus komitmen antar kecamatan, konektifitas daerah, dan dengan kabupaten tetangga.
Ketiga tingkatkan dan kembangkan terus kualitas pelayanan dasar, terutama terkait sektor pendidikan dan kesehatan.

"Yang keempat khusus kepala desa untuk mengelola dana desa secara produktif dan terencana, agar pembangunan daerah betul-betul bisa bergerak dengan baik," lanjutnya.
Kelima jaga harmonisasi dan komunikasi, mulai dengan unsur Forkopimda Kabupaten, dengan seluruh elemen masyarakat, tokoh pemekaran dan tokoh adat kaum di Mukomuko.
Serta yang keenam, Gubernur Rohidin meminta pemerintah dan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan laksanakan terus vaksinasi Covid-19. (Red/Adv)