Skip to main content
Alur pln

Roboh Pasca Longsor Lintas Pagar Alam-Manna, PLN Lakukan Penormalan Tower SUTT

Bengkulu (AMBONEWS) - Perseroan Terbatas (PT) Perusahaan Listrik Negara (PLN) berupaya memulihkan kondisi kelistrikan di Pagar Alam-Manna pasca robohnya tower SUTT 107 karena longsor yang terjadi pada Kamis (20/1/22).

Manager PLN UP3 Bengkulu, Hendra Irawan menerangkan akibat gangguan penghantar tersebut, 1 gardu induk Manna padam dan 2 kabupaten di Bengkulu yaitu Kabupaten Bengkulu Selatan serta Kaur terdampak pemadaman. 

"Akibat robohnya tower yang berada diketinggian 70 meter dari jalan raya ini, sebanyak 616 gardu dan 94.433 pelanggan masih padam total," kata Hendra, Jumat (21/1/22).

Pihaknya sampai saat ini berupaya untuk menormalkan jaringan yang terdampak dengan melakukan pelacakan gangguan, persiapan peralatan matetial Emergency Restoration System (ERS), recovery 1 line untuk penormalan, backup genset mobile serta pengoperasian emergency sinkron PLTM Padang Guci 2.

"Pengecekan awal, kami melakukan pengamanan jaringan dan mobilisasi tower ERS, material serta peralatan kerja untuk recovery gangguan," kata Hendra. 

Dalam kondisi hujan dan ancaman longsor susulan, petugas PLN Bengkulu langsung bekerja mengecek ke lokasi. 

"Mudah-mudahan dengan dioperasikan PLTM Padang Guci 2 dan adanya genset mobile ini bisa membantu penormalan dari sisi jaringan ke pelanggan terdampak baik di ULP Manna maupun Bintuhan secara bertahap," jelas Hendra.

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf jika pelayanan PLN menjadi terhambat dan akan berupaya melakukan pemulihan jaringan hingga 100 persen. 

"Untuk pelanggan, per hari ini, sebanyak 1.637 pelanggan sudah normal dan 30 gardu sudah beroperasi, progress saat ini 1,7 persen," pungkasnya.