Skip to main content

Tinjau Posko Perbatasan Mukomuko - Padang, Gubernur Tekankan Pendataan Masyarakat Keluar Masuk

AMBONEWS.COM, Mukomuko - Gubernur Bengkulu Rohidin pimpin rapat vertikal  di kabupaten Mukomuko mengenai penangan masalah Covid-19.

Rapat yang dilaksanakan di balai daerah Mukomuko turut di hadiri oleh Bupati Choirul Huda, Kapolres, Dandim 0428, Kajari, Kepala Pengadilan, Sekda dan Kadinkes Kabupaten Mukomuko.

Gubernur Rohidin berpesan kepada seluruh pemerintahan daerah, sembilan kabupaten sutu kota, untuk waspada dengan wabah Covid-19.

Penjagaan Perbatasan Bengkulu - Sumbar Diperketat

AMBONEWS.COM, Mukomuko – Guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) serta memutus mata rantai penyebarannya, pihak pemerintah daerah Kabupatrn Mukomukl memperketat penjagaan pintu masuk perbatasan Bengkulu-Sumbar.

Para petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP beserta tenaga medis siaga selama 24 jam, guna memeriksa setiap pengguna jalan yang melintasi perbatasan, selain Medus dan Dinas-dinas yang terkait didampingi pula oleh Unsur Keamanan dalam hal ini Mapolres Mukomuko dan Kodim.

Warga Air Rami ke Rohidin : Terus Semangat Membangun Bengkulu

AMBONEWS.COM, Mukomuko - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah hadiri tabligh akbar dan doa bersama di desa Talang Rio Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko, (22/02). 

Apresiasi tinggi disampaikan Rohidin terhadap masyarakat kecamatan Air Rami yang secara swadaya menggelar acara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-17 kabupaten Mukomuko.

Menurut Rohidin, acara seperti ini sangat positif untuk menjalin tali silaturahmi, dan juga menjadi forum ilmu.

Tari Gandai, Kesenian Tradisional Tanah Pekal Curi Perhatian Gubernur

AMBONEWS.COM, Mukomuko - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah hadiri Pagelaran Seni Gandai Dengan Tema 'Malam Gandai Akbar' dan Peluncuran Buku Gandai "Tarian langit yang membumi di tanah Pekal" di Lapangan Merdeka Medan Jaya Ipuh, Sabtu (22/2).

Seni Tari Gandai berasal dari kata Gando yang berarti ganda atau berpasangan, kesenian asli dari masyarakat suku Pekal, pada zaman dahulu masyarakat pekal berkumpul, bersukacita, menari, dan berbalas pantun.

Tidak hanya muda mudi namun para orang tua hadir, menggunakan sarung maupun selendang.

Subscribe to Kunker Mukomuko