Kapolda Bengkulu Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Pesantren Pancasila
Bengkulu (AMBONEWS) - Kapolda Bengkulu Irjen. Pol Drs Guntur Setyanto didampingi Karo Ops, Dirintelkam, Dir Samapta, Plh Kabid Dokkes, Kabid Humas, Karumkit, dan Koorspripim meninjau kegiatan serbuan vaksinasi merdeka yang digelar di Pondok Pesantren Pancasila, Jalan Rinjani Kelurahan Jembatan Kecil Kota Bengkulu, Selasa (7/9/2021).
Kegiatan vaksinasi ini serentak dilakukan di 8 lokasi berbeda selama 2 hari, yakni 6 sampai 7 September 2021. Adapun 8 lokasi vaksinasi yakni di Pondok Pesantren Pancasila, Pondok Pesantren Darussalam, Pondok Pesantren Jaal Haq, Pondok Pesantren Hidayatul Qomariah, Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Masjid At Taqwa, Gereja ST Yohanes dan Universitas Bengkulu. Untuk di Pesantren Pancasila, ada 500 dosis vaksin yang telah disediakan untuk para santri, dewan guru dan para pengurus Pondok Pesantren.
Kapolda dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah selalu hadir dalam pencegahan, penanganan dan pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19. Pemerintah,
kata Kapolda, melakukan penyehatan masyarakat dengan mengobati masyarakat yang tertular Covid-19. Rumah sakit khusus serta tempat isolasi terpadu disiapkan oleh pemerintah untuk menyembuhkan masyarakat yang tertular Covid-19. Kemudian, pemerintah juga melakukan vaksinasi gratis karena Covid-19 belum ada obatnya.
Mengingat Covid-19 belum ada obatnya, Polda Bengkulu juga menggandeng Majelis Ulama Indonesia, Kementerian Agama, dan juga para tokoh agama lintas agama untuk berdoa bersama agar wabah Covid-19 segera teratasi.
Dalam upaya mendukung suksesnya vaksinasi nasional, Polda Bengkulu juga menggandeng 7 perguruan tinggi di Bengkulu untuk bersama-sama mensukseskan vaksinasi di Bengkulu. Tenaga kesehatan Polda Bengkulu yang masih kurang mendapat dukungan tenaga kesehatan dari kampus-kampus yang telah terjalin kerjasama. Targetnya, 75 persen dari jumlah pendududuk di Bengkulu tervaksin, dengan target harian sebanyak 17 ribu masyarakat yang divaksin.
Kapolda juga menyampaikan bahwa pemerintah hadir dalam upaya mendukung kebangkitan ekonomi masyarakat akibat dampak pandemi. Berbagai program bantuan sosial dan
berbagai kebijakan-kebijakan dari pemerintah telah dilakukan untuk pemulihan ekonomi nasional.
Kapolda meminta masyarakat yang berhak dan memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah agar bertanya kepada RT setempat, RW, atau bahkan ke Polsek. Ada 15 jenis bantuan dan program dari pemerintah untuk masyarakat seperti Bantuan Langsung Tunai, bantuan beras, bantuan permodalan bagi pedagang, bantuan kuota bagi pelajar dan bantuan lainnya.
Dalam penutupnya, Kapolda berpesan agar masyarakat senantiasa meningkatkan imun untuk mencegah Covid-19, selain itu, diimbaunya untuk selalu melakukan 5 M dan 1 D. 5 M yaitu Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas dan 1 D-nya adalah Doa.