Mahasiswa Unib Tuntut Penurunan UKT
AMBONEWS.COM, Bengkulu - Puluhan mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unib menggelar aksi membentang 1000 poster, guna menyampaikan aspirasi terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Pembentangan poster dan spanduk yang bertuliskan berbagai macam permohonan dan keluhan para mahasiswa terkait UKT yang dibebankan kepada mahasiswa meski ditengah pandemi seperti saat ini.
Mulai dari UKT yang masih dibebankan namun fasilitas kampus tidak bisa digunakan lantaran perkuliahan hanya dilakukan secara daring.
"Kuliah daring, UKT kok engga miring? Mahasiswa pusing! Dompet pun kering!",
"Kami yakin Rektor Unib baik. Potong UKT dong pak,"
"Mahasiswa tidak menuntut banyak hanya ingin keseimbangan antara antara Hak dan kewajiban,"
"Pemasukan seadanya makan secukupnya, UKT?,"
"Rektor harus peka terhadap permasalahan yang ada!,"
"Mahasiswa bukan boneka!! Tolong kami,"
"Yang dibayar tak sesuai yang didapat, kuliah online, UKT offline,"
"Bantu kami wahai rektor," Tulis para mahasiswa dalam posternya.
Dikatakan Koordinator aksi M Fauzan Hanif, prihal penurunan UKT ini sebenarnya sudah pernah disampaikan langsung kepada Rektor Unib Ridwan Nurazi beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini belum mendapat kejelasan terkait hal ini.
"Kita sudah beberapa kali melakukan audiensi, kajian kita juga sudah cukup masif, secara detail kita tidak bisa menyampaikan, nanti hari Jum'at kita akan menyerahkan naskah kajiannya, salah satunya mengenai UKT, karena kita memahami dalam pandemi ini banyak dari kita yang terdampak," Katanya, Rabu (17/6).
Menurut informasi yang didapat media ini dari pegawai Rektorat Unib, pengajuan penurunan UKT ini sudah disampaikan kepada pusat, hanya saja masih harus menunggu proses, mengingat bukan hanya Universitas Bengkulu yang mengajukan penurunan UKT dimasa pandemi ini.
Nay

