Skip to main content
Peletakan Batu Pertama Program Perbaikan RTLH di Kota Bengkulu

Peletakan Batu Pertama Program Perbaikan RTLH di Kota Bengkulu

Bengkulu (AMBONEWS) - Dalam rangka mewujudkan program pencegahan kawasan permukiman kumuh dan peningkatan kualitas perumahan, Pemerintah Kota Bengkulu memulai langkah nyata dengan melakukan peletakan batu pertama secara simbolis untuk perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah tersebut. Acara ini dipimpin oleh Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, yang didampingi oleh Kepala Bappeda Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah.

Program RTLH ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat yang tinggal di kawasan permukiman yang dianggap kumuh dan tidak layak huni. Sebanyak 23 unit rumah telah terdaftar sebagai penerima manfaat dalam program ini pada tahun anggaran 2024. Peletakan batu pertama dilakukan di rumah Asmidianti, seorang warga yang tinggal di Jalan Flamboyan RT 02 RW 06, Kelurahan Kebun Kenanga, yang menjadi salah satu penerima manfaat program RTLH.

Dalam pidatonya, Pj Walikota Arif Gunadi menyampaikan bahwa program perbaikan rumah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk mengurangi jumlah permukiman kumuh dan memberikan hunian yang lebih layak bagi warga.

“Kami berharap program ini tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga secara keseluruhan,” ujar Arif Gunadi.

Acara peletakan batu pertama tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting Kota Bengkulu. Pj Sekda Eko Agusrianto, Wakapolres, Kasdim 0407/Kota Bengkulu, Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto, dan anggota DPRD Vina Ledy turut hadir dalam acara ini. Tidak ketinggalan, sejumlah staf ahli pemerintah kota seperti Lia Kamalia, Asisten II Sehmi, Plt Asisten I iMade Wardana, serta Kepala Dinas Perkim, Toni Harisman, ikut mendampingi jalannya acara. Hadir pula Camat Ratu Agung dan Lurah Kebun Kenanga sebagai perwakilan pemerintah daerah setempat.

Selain memperbaiki rumah-rumah yang tidak layak huni, program ini juga merupakan bagian dari rencana jangka panjang pemerintah dalam memperbaiki kawasan permukiman kumuh di Bengkulu. Pemerintah berharap melalui program ini, kondisi lingkungan permukiman di Kota Bengkulu akan semakin tertata dan layak untuk dihuni, serta dapat memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan bagi warga.

Peletakan batu pertama ini juga menandai dimulainya rangkaian kegiatan fisik di lapangan, yang diharapkan selesai tepat waktu agar para penerima manfaat segera merasakan dampak positifnya. Dengan perbaikan yang dilakukan, rumah-rumah yang tadinya tidak layak huni akan diubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi para penghuninya.