Pemkot Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Medis Covid-19 di Hotel Termewah di Bengkulu
AMBONEWS.COM, Kota Bengkulu - Guna memberikan kenyamanan dan memberikan apresiasi kepada petugas medis yang menangani Covid-19, Walikota Bengkulu Helmi Hasan siapkan tempat termewah untuk tempat istirahat ataupun isolasi para tenaga medis.
Adapun tempat termewan yang dimaksud adalah Hotel Mercure Bengkulu, satu-satunya hotel bintang empat yang ada di Bengkulu.
“Hotel ini (Mercure) kita pilih untuk kerjasama menjadi tempat isolasi tenaga medis kita yang selama ini telah berjuang di garda terdepan menangani Covid-19. Memang SOPnya siapa pun tenaga medis yang telah melakukan pelayanan medis dan kemudian pasiennya itu positif Covid-19 maka dia harus diisolasi,” terang Helmi.
Hal ini merupakan rancangan final Pemkot Bengkulu untuk memberikan tempat yang nyaman untuk para tenaga medis paramedis, dan tenaga kesehatan lainnya yang semula dilakukan isolasi di rumahnya masing-masing.
Namun, karena para petugas medis ini merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19, termasuk para petugas kesehatan yang bertugas di RSUD M.Yunus.
Dengan diisolasi di Hotel Mercure Bengkulu ini, diharapkan para tenaga kesehatan ini dapat beristirahat dengan baik serta view Hotel Mercure yang bagus dan nyaman ini bisa menghilangkan stres dan penat para tenaga kesehatan ini.
Sehingga, setelah 14 hari menjalankan isolasi di Hotel Mercure ini, para tenaga kesehatan ini bisa kembali bekerja lebih semangat lagi dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan Penanganan Covid-19.
“Karena mereka adalah pahlawan dan orang-orang yang berjasa kita carikan tempat terbaik dan ternyaman. Maka saya minta carikan hotel bintang 7, tapi ternyata di Bengkulu ini belum ada. Hotel yang paling bagus hotel Mercure. Kita sudah ketemu dan komunikasi dengan GM nya. Kita minta siapkan 50 kamar dulu. Tadi kita sudah lihat kamarnya bagus, bersih, dan ada view pemandangan dari jendela kamar. Di sana bisa melihat pemandangan perkotaan dari atas dan juga bisa melihat laut sehingga petugas medis yang nginap di sana selama 14 hari tidak akan bosan dan stres” jelas Helmi.
Red/Adv