Skip to main content
Cari Solusi Banjir, DPRD dan PUPR Kota Sidak Beberapa Titik Pembangunan

Cari Solusi Banjir, DPRD dan PUPR Kota Sidak Beberapa Titik Pembangunan

AMBONEWS.COM, Kota Bengkulu - Waka I DPRD Kota Bengkulu Marliadi beserta Anggota Komisi II DPRD Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek DPUPR tahun anggaran 2020 guna mencari solusi bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kota Bengkulu.

Dalam sidak ini, Waka I dan Anggota Komisi III DPRD Kota Bengkulu ini menyidak beberapa pembangunan yang berada di Kecamatan Sungai Serut dan Muara Bangkahulu. Diantaranya meninjau kekuatan dan Fungsi jembatan gantung Kelurahan Tanjung Agung dan kawasan rawan banjir.

Saat sidak, anggota dewan ini juga didampingi oleh Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu Yosef Feri Yorizal.

Beliau mengatakan, sidak dilakukan pertama ke jembatan gantung yang menghubungkan Tanjung Agung - Rawa Makmur, sebab beberapa tahun lalu putus karena termakan usia dan terjangan banjir.

"Permintaan masyarakat yang diterima DPRD lalu dilanjutkan ke Dinas PUPR jembatan gantung diminta dibangun kembali karena jembatan tersebut sangat dibutuhkan untuk mempersingkat waktu menuju kelurahan Rawa Makmur dan sebaliknya,” jelas Yosef Feri Yorizal, Selasa (20/10).

Tak hanya itu, dalam waktu dekat ini, Yosef mengatakan akan melakukan tindakan dengan memutus kawat jembatan lama yang masih terkait di tiang untuk menghindari sampah tersangkut guna kelancaran aliran air sungai.

Mengenai anggaran untuk pembangunannya, PUPR rencananya akan mengajukan usulan pada anggaran tahun 2021 mendatang.

 

Setelah itu, sidak selanjutnya dilakukan di Perumahan Bumi Mas 1, Kelurahan Bentiring yang ketika hujan selalu mengalami genangan. Dinas PUPR diminta untuk mengatasi masalah banjir ini dengan program penanggulangan bencana banjir.

“Dinas PUPR akan memastikan saluran air berjalan lancar. Nanti aliran air atau drainase melalui perumahan Korpri sepanjang lebih kurang 1,5 km akan kita revitalisasi agar aliran air menjadi lancar,” tuturnya

 

Red