Dana Penanganan Covid-19 Siap Dialokasikan, Tinggal Pemkot dan RL Belum Anggarkan
AMBONEWS.COM, Bengkulu - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama Pemerintah Daerah (Pemda) 9 Kabupaten, 1 Kota anggarkan dana untuk penanganan Covid-19 di Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan, dana yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 ini telah diketok palu, hanya saja Kota Bengkulu dan Rejang Lebong masih dalam proses pembahasan.
Adapun anggaran tersebut berasal dari APBD masing-masing pemerintahan, seperti Pemprov Bengkulu Rp 30,8 miliar, Pemkab Mukomuko Rp 6,86 miliar, Pemkab Bengkulu Utara Rp 18,55 miliar, Pemkab Lebong Rp. 4,3 miliar, Pemkab Kepahiang Rp 8 miliar, Pemkab Seluma Rp 11 miliar, Pemkab Bengkulu Tengah Rp 14,64 miliar, Pemkab Kaur Rp 7 miliar dan Pemkab Bengkulu Selatan Rp 8,4 miliar.
Relokasi anggaran ini merupakan perintah Mendagri yang memang diberi waktu satu minggu sejak tiga hari yang lalu, dan dasarnya sudah sangat jelas, ada instruksi Presiden 04 tahun 2020 tentang reprotuksin dan relokasi anggaran untuk penanganan Covid-19.
"Jadi anggaran itu sudah kita bahas bersama-sama, 50 persen itu untuk penangangan aspek medik, mulai dari pengadaan APD, kemudian alat-alat kesehatan yang dibutuhkan, kemudian bagaimana mensupport tenaga kesehatan, kalau mungkin ada pembedaan atau pengadaan ruang perawatan, dan sebagainya sebagai aspek medik 50 persen dari total anggaran," Sampai Gubernur Rohidin, Minggu (5/4).
Kemudian, untuk 50 persen lainnya akan digunakan untuk non medik atau kegiatan sosial ekonomi, yang bersifat aspek dampak sosial ekonomi akibat Covid-19, seperti untuk perlindungan sosial, pengadaan paket sembako.
Nanti, alokasi dana itu akan direlokasikan ke 9 Kabupaten 1 Kota, sehingga hasilnya 50 persen dihandle oleh APBD Provinsi dan 50 persen akan diberikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan paket sembako karena kondisi ekonominya, 50 persen lagi dihandle oleh Kabupaten/Kota masing-masing.
"Kedua, saya minta dengan alokasi anggaran yang telah ditetapkan ini segera di belanjakan, baik itu pembelian alat-alat medik dan seterusnya, maupun pembelian sembako, sehingga kita targetkan pada minggu depan, karena ini sudah hari minggu, artinya senin atau selasa, ini akan segera teretribusi penggunaan atau relokasi anggaran ini," Demikian Gubernur.
Nay