Skip to main content
Tampak loket PO Putra Rafflesia sepi penumpang.

Harga Tiket Pesawat Turun, Angkutan Bus Sepi Peminat

AMBONEWS.COM, Bengkulu - Baru-baru ini pemerintah menetapkan harga tiket pesawat kembali turun, dari harga jutaan rupiah sekarang hanya ratusan ribu saja.

Sehingga, masyarakat lebih memilih menggunakan transportasi udara dibandingkan dengan menggunakan transportasi darat, selain lebih cepat tiba ditempat tujuan juga lebih kecil kemungkinan resiko kecelakaan.

Maka dari itu, angkutan darat sepi peminat dan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Seperti di PO Putra Rafflesia, dari beberapa tujuan perjalanan, yang mengalami sepi penumpang sejak Februari lalu ialah tujuan Bengkulu - Jakarta, Bengkulu - Bandung, Bengkulu - Solo dan Bengkulu - Yogyakarta.

"Akibat dari harga tiket pesawat yang turun ini, penjualan tiket bus kami menurun sampai 70 persen, ya kita mau gimana lagi, kalau promosi kita sudah promosi, sebenarnya harga tiket ini kalau menurut Perhubungan, harga tiket kami ini sudah dibawah standar," Ungkap Lusi, Bagian Keuangan PO Putra Rafflesia, Senin (9/3).

Lusi, bagian Keuangan PO Putra Rafflesia.

Akibatnya, lanjut Lusi, PO Putra Rafflesia mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah lataran dari yang biasanya tiket terjual hingga ratusan tiket namun sekarang bahkan tidak sampai 100 tiket terjual, juga terkadang tidak sampai 50 tiket terjual setiap harinya.

Beliau berpendapat, sepinya penumpang angkutan darat ini bukan hanya dipicu oleh turunnya harga tiket pesawat saja, namun juga karena belum masuk musim liburan dan anak-anak sekolah masih menjalani ujian sekolah.

"Mungkin juga karena banyaknya isu, kalau di Jakarta kan ada soal virus corona, juga di Jakarta kan banjir, mungkin seperti itu. Jadi harapan kita ya kalau bisa itu seimbang lah, kalau misal harga tiket pesawat berapa, bus berapa, kalau seperti ini kan kita pusing jadinya," Demikian Lusi. (Nay)