Rohidin Sebut Bengkulu Tak Lagi Miliki Daerah Tertinggal Sejak 2019
AMBONEWS.COM, Bengkulu - Calon Gubernur Bengkulu nomor Urut 02, Rohidin Mersyah dalam jawabannya di Debat Kandidat terakhir segmen dua menyebut bahwa Provinsi Bengkulu sudah tidak lagi memiliki daerah tertinggal sejak tahun 2019.
"Tahun 2019 Provinsi Bengkulu tidak lagi memiliki Daerah Tertinggal Di mana Kabupaten Seluma sudah dinyatakan sebagai Kabupaten bukan Tertinggal sejak tahun 2019 jadi semua 9 Kabupaten 1 Kota tidak ada lagi status sebagai Daerah Tertinggal," Sebut Rohidin saat menjawab pertanyaan terkait pembangunan daerah tertinggal dan terluar yang ada di Provinsi Bengkulu dalam Debat Kandidat terakhir pada Jum'at (4/12).
Terkait dengan pembangunan daerah pulau terluar dan tertinggal, Rohidin mengatakan pada 2 tahun yang lalu beliau telah membuat sebuah memorandum kesepakatan dengan masyarakat Pulau Enggano agar bagaimana membangun Pulau Enggano sebagai aset ekonomi untuk kemajuan Bengkulu.
Mengenai upaya penanggulangan kemiskinan dan ketertinggalan maka membuat konektivitas antara kabupaten kota dan wilayah yang ada Sumatera bagian selatan pembangunan infrastruktur ekonomi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
"Dan yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana kita membangun industri pengolahan hasil produk perkebunan, karena pada akhirnya industri pengolahan produk perkebunan di samping akan menyerap tenaga kerja juga akan meningkatkan nilai tambah bagi petani pemuda, kita juga akan membuat iklim yang sangat kondusif untuk pengembangan usaha kecil menengah," Jelas Rohidin.
Lebih lanjut dijelaskan Rohidin, dengan sektor pariwisata UMKM dan industri kreatif Bengkulu berkembang dengan pesat yang ditunjukkan dengan pertumbuhan industri perhotelan yang ada di Bengkulu, berdasarkan data statistik tahun 2019 tingkat hunian hotel di Bengkulu adalah tertinggi di Sumatera, ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Bengkulu bergerak maju, maka lapangan pekerjaan tersedia dan pendapatan masyarakat menjadi lebih baik.
"Disisi lain hal yang paling penting untuk menggerakkan itu semua adalah perbaikan kinerja birokrasi yang dikelola secara transparan produktif dan akuntabel, disinilah letak titik tumpu agar kita bisa meningkatkan daya saing daerah, sehingga bisa membawa Provinsi Bengkulu kepada provinsi yang maju sebagaimana provinsi lain," Pungkasnya.
Nay