Terus Bertambah, Positif Covid-19 Capai 56 Kasus, Akankah Bengkulu Terapkan PSBB?
AMBONEWS.COM, Bengkulu - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bengkulu terus bertambah, kembali ada penambahan sebanyak 3 kasus, hingga total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bengkulu menjadi 56 kasus.
"Hari ini ada penambahan kasus konfirmasi 3 kasus," Sampai juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bengkulu, Jaduliwan saat Konferensi pers.
Tiga kasus tambahan ini berdasarkan hasil laboratorium swab test yang diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu hari ini dari Laboratorium Palembang.
Ketiga kasus tambahan ini yakni, kasus 54 seorang laki-laki (38), Kasus 55 seorang laki-laki (43) dan Kasus 56 juga seorang laki-laki (36).
Semuanya merupakan warga Kota Bengkulu yang termasuk dalam kriteria OTG dan saat ioni tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.
Selain itu, juga ada penambahan satu kasus reaktif dari hasil rapid test yang dilakukan hari ini, yakni berinisial HA, warga Kabupaten Bengkulu Utara, termasuk dalam kriteria OTG yang merupakan tenaga kesehatan dan saat ini tengah menjalani isolasi di RSUD Arga Makmur.
Dengan adanya penambahan kasus ini, untuk jumlah kasus tertinggi ada di Kota Bengkulu, mengenai pegajuan penerapan PSBB harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya peningkatan kasus, penyebaran serta kajian epidimologi.
"Untuk kita ususlkan PSBB tentu harus memenuhi persyaratan-persyaratan, bersama dengan persyaratan kajian epidimologi, kajian ini berdasarkan hitungan jumlah kasus, yang kedua dilihat dari penyebaran kasus, kalau kita lihat dari penyebaran kasus, masih ada Kbupaten di Bengkulu dalam zona hijau," Sampai Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu Herwan Antoni.
Kemudian, juga dilihat dari kondisi lokal yang banyak hanya terjadi di Kota Bengkulu, sehingga secara keseluruhan Provinsi Bengkulu untuk menerapkan PSBB tidak memenuhi syarat.
"Kalau PSBB secara keseluruhan Provinsi Bengkulu tidak memenuhi syarat untuk kita ususlkan, namun untuk kajian sedang diminta untuk dikaji, namun terkhusus Kota Bengkulu kaeena ada peningkatan kasus," Demikian Herwan.
Nay