Skip to main content

Masyarakat Seluma Demo Setahun Kepemimpinan Erwin-Gustianto

Seluma (AMBONEWS) - Masyarakat Kabupaten Seluma mendemo kepemimpinan Bupati Erwin Octavian dan Wakilnya Gustianto akan keberadaan tambang pasir besi milik PT Faminglevto Bakti Abadi (FBA).

Aksi damai tersebut merupakan tindaklanjut terhadap penolakan tambang pasir besi yang akan menjadi malapetaka memperburuk kehidupan masyarakat masyarakat di pesisir barat terkhususnya sekitar tambang.

Mahasiswa Bengkulu Kritik Cara Pemerintah Tangani Konflik dan Pelecehan Seksual di Kampus

Bengkulu (AMBONEWS) - Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Bengkulu (Unib) mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilai semena-mena terhadap masyarakat dengan melakukan aksi Kamisan di Objek Wisata Benteng Marlborough Bengkulu, Kamis (17/2/22) malam.

Koordinator Aksi Kamisan sekaligus Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH Unib Maulana Taslam mengatakan aksi tersebut bertajuk mimbar bebas yang menyoroti kebijakan pemerintah dalam berkonflik dengan masyarakat. 

Mahasiswa Unib Kecam Keras Tindakan Brutal Anggota Kepolisian Tangerang

Bengkulu (AMBONEWS) - Mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib) mengecam tindakan represif Kepolisian dalam mengamankan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/10/21).

“Tindakan brutal anggota Kepolisian di Tangerang harus diusut dan ditindak tegas, tidak cukup dengan permintaan maaf" kata Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Unib, Maulana Taslam, Kamis (14/10/21). 

Menurutnya, represifitas seperti ini sudah sering didapatkan mahasiswa saat berdemonstrasi sehingga telah mencederai keselamatan dalam menyampaikan pendapat. 

Aktivis Protes Keras Penghapusan Abu Batu Bara dari Limbah B3

Bengkulu (AMBONEWS) - Sejumlah aktivis dari Koalisi Langit Biru dengan mengikuti protokol kesehatan COVID-19 melakukan aksi protes terkait penghapusan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari kategori Limbah Bahan Berbahaya Beracun (LB3). 

Mereka melakukan aksi teatrikal jalanan dengan atribut caping serta abu PLTU batu bara yang terbuat dari tepung, di depan Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (17/3/2021). 

Ratusan Nelayan Tradisional dan Mahasiswa di Bengkulu Kawal Sidang Penyalahgunaan Trawl

Bengkulu (AMBONEWS) - Puluhan massa terdiri dari nelayan tradisional Bengkulu Utara dan Malabero Kota Bengkulu serta mahasiswa mengawal pengadilan alat tangkap trawl dan pukat harimau dengan sidang pembacaan nota pembelaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu.

Koordinator nelayan Bengkulu Utara, Rusman mengatakan sesampainya di PN mereka justru kecewa lantaran adanya penundaan sidang.

"Kami ingin mengawal proses sidang" kata Rusman, Jumat (19/2/2021).

Subscribe to Demonstrasi